Scottie Barnes meninggalkan lapangan Scotiabank Arena pada Selasa malam dengan statistik yang menunjukkan "calon All-Star": 27 poin, 10 rebound, 11 assist. Itu adalah triple-double keduanya musim ini, sebuah penampilan yang menjadi jangkar kemenangan mengejutkan Toronto Raptors 130-122 atas Utah Jazz. Ini bukan hanya kemenangan; ini adalah pernyataan dari tim yang masih mencari identitasnya pasca-batas waktu perdagangan.
Jazz, yang baru saja menyelesaikan perjalanan tandang yang kuat, terlihat lesu sejak awal. Lauri Markkanen, yang biasanya pencetak angka yang konsisten, hanya mencetak 18 poin dari 6-dari-16 tembakan. John Collins menambahkan 16 poin dan 8 rebound, tetapi Jazz tidak pernah benar-benar menemukan ritme mereka, tertinggal hingga 19 poin di kuarter ketiga. 17 turnover mereka tentu tidak membantu.
Energi Toronto menular. Immanuel Quickley, yang didapatkan dalam kesepakatan RJ Barrett, terus membuktikan nilainya dengan 26 poin dan 7 assist, mencetak 5-dari-9 dari luar garis tiga poin. Dia telah menjadi sebuah wahyu, rata-rata hampir 20 poin sejak bergabung dengan Raptors pada 30 Desember. Kemampuan Quickley untuk menciptakan tembakannya sendiri dan mendistribusikan bola telah membuka serangan Toronto yang stagnan.
Dengar, semua orang membicarakan potensi Barnes, dan itu sangat besar. Tapi Quickley adalah mesinnya saat ini. Dia memberikan serangan instan yang sangat dibutuhkan Toronto, terutama setelah Pascal Siakam pergi. Dia bukan hanya pencetak angka; dia mempercepat tempo dan membuat rekan-rekannya menjadi lebih baik. Dalam satu urutan di kuarter kedua, dia melakukan drive keras, menarik dua pemain bertahan, dan memberikan umpan tanpa melihat kepada Gary Trent Jr. yang sedang memotong untuk layup mudah. Itulah jenis permainan yang menyulut serangan.
**Poin-poin Penting Trent**
Gary Trent Jr. juga tampil gemilang malam itu, mencetak 21 poin, termasuk 4-dari-7 yang krusial dari jarak tiga poin. Tembakannya tidak konsisten musim ini, tetapi ketika dia sedang dalam performa terbaiknya, dia adalah ancaman yang sah. Dia mencetak dua tembakan tiga poin berturut-turut di awal kuarter keempat, memperpanjang keunggulan Toronto menjadi 15 setelah Jazz memangkasnya menjadi sembilan. Itu adalah pukulan telak.
Raptors menembak dengan sangat baik 54,4% dari lapangan dan 46,2% dari tiga poin, membuat 18-dari-39 percobaan. Efisiensi semacam itu jarang terjadi untuk tim ini, terutama melawan tim Jazz yang biasanya bertahan dengan baik di perimeter. Kelly Olynyk, menghadapi mantan timnya, menyumbangkan 10 poin dan 8 rebound, memberikan menit-menit solid dari bangku cadangan. Bangku cadangan Toronto mengungguli bangku cadangan Utah 35-27, faktor kunci dalam kemenangan tersebut.
Begini: Jazz tampil sangat baik musim ini, melebihi ekspektasi dengan inti muda mereka. Tetapi mereka harus mencari cara untuk secara konsisten menutup pertandingan dan menghindari penampilan tandang yang buruk seperti ini. Mereka datang ke pertandingan ini dengan rekor 26-27, berjuang untuk tempat play-in, dan kalah dari tim Raptors yang sedang membangun kembali ini sangat menyakitkan.
**Era Pasca-Siakam Mulai Terbentuk**
Raptors jelas merangkul era baru. Pelatih Darko Rajaković telah memberdayakan Barnes untuk menjadi playmaker utama, dan itu membuahkan hasil. Triple-double Barnes pada hari Selasa adalah triple-double ketiga dalam karirnya. Dia menunjukkan bahwa dia dapat mengisi lembar statistik dalam berbagai kategori. Dia tidak hanya mencetak angka; dia memfasilitasi, mengambil rebound, dan bahkan memainkan pertahanan yang sangat solid.
Prediksi saya? Jika Barnes mempertahankan tingkat produksi ini dan Quickley terus memberikan skor yang konsisten, Raptors akan menjadi tim yang jauh lebih berbahaya dari yang diperkirakan siapa pun di akhir musim. Mereka bahkan mungkin bisa masuk ke turnamen play-in jika mereka terus bermain dengan energi seperti ini. Mereka memiliki jadwal yang sulit di depan, termasuk pertandingan melawan Pacers dan Celtics, tetapi kemenangan ini menunjukkan kemampuan mereka.
Prediksi berani: Scottie Barnes akan mengakhiri musim dengan setidaknya dua triple-double lagi, mengukuhkan statusnya sebagai pemain franchise Toronto yang tak terbantahkan.